Ketuhanan Yang Maha Esa di Zaman Bergegas dan Gampang Ngegas: Sebuah Pandangan Protestan
Authors/Creators
- 1. Universitas Kristen Duta Wacana/Indonesian Consortium for Religious Studies
Description
Tulisan ini adalah salah satu perspektif dalam kemajemukan Protestantisme tentang Ketuhanan Yang Maha Esa dalam konteks zaman bergegas yang gampang Ngegas. Ketuhanan yang Maha Esa adalah Ketuhanan yang Pathos dalam perspektif Protestan ini. Kombinasi Keesaan Tuhan dan ekklesia merupakan perwujudan Ketuhanan yang pathos, yang perlu mewujud dan efektif dalam diri individu dan komunitas Kristen. Tuhan ini adalah Tuhan yang punya rasa dan greget terhadap dunia ciptaanNya. Bukan semacam Tuhan yang jauh dari persoalan sosial. Di zaman bergegas, era pandemi, dalam konteks polarisasi lintasagama, dan keadilan sosial yang masih jauh, pengikut Kristus tergerak hatinya mewujudkan pathos bagi sesama. Karya berbagai jaringan lintasiman di mana individu dan komunitas Kristen ikut terlibat aktif selama pandemi adalah wujud nyata dari pengejawantahan Ketuhanan yang pathos ini. Jaringan kaum muda Kristen Hijau adalah teladan lain memanfaatkan medsos untuk mendorong pertobatan ekologis terhadap bumi yang semakin terluka ini. Ini hanyalah contoh kecil potensi penghayatan Ketuhanan Yang Maha Esa dalam bingkai Ketuhanan yang pathos. Semua itu dihidupi sebab orang Kristen percaya pada kebaikan Tuhan bagi semua orang.