PERTEMUAN 02_30 SEPTEMBER 2025_KOMBINASI BISNIS_AKUNTANSI KEUANGAN LANJUTAN 1_UNIVERSITAS GRESIK
Authors/Creators
Description
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
Menurut PSAK 22, Kombinasi bisnis adalah suatu transaksi atau peristiwa lain dimana pihak pengakuisisi memperoleh pengendalian atas satu atau lebih suatu bisnis. Akuisisi merupakan penggabungan dua perusahaan atau lebih menjadi satu dengan cara menyatukan saham aset maupun non aset. Kombinasi bisnis memiliki tujuan agar perusahaan semakin besar dan berkembang. Apabila sebuah perusahaan dipandang besar dan berkembang, para investor akan datang dengan sendirinya menawarkan investasi.
Dalam buku Akuntansi Keuangan Lanjutan 1 (2016) oleh Martani, kombinasi bisnis merupakan salah satu cara dalam melakukan pengembangan usaha sehingga menjadi lebih besar. Tujuan lain dari adanya kombinasi bisnis ini adalah memperluas pasar dan jaringan. Contoh kombinasi bisnis, entitas melakukan ekspansi usaha ke Singapore. Baca juga: Karateristik Akuntansi Manajemen Keuntungan kombinasi bisnis Dalam sebuah bisnis, keuntungan yang dimaksud sudah pasti yaitu imbal hasil berupa uang yang lebih besar. Keuntungan kombinasi bisnis dalam akuntansi keuangan lanjutan tercipta karena mampu menghasilkan sinergi dalam kombinasi bisnisnya. Perlu diketahui pula, kombinasi bisnis bersifat kompleks. Sebab, bertambahnya entitas akan membuat menjadi lebih birokratis dan kompleks. Jenis Kombinasi Bisnis Suatu perusahaan melakukan kombinasi bisnis tentunya untuk mengembangkan bisnisnya. Oleh karena itu perlu adanya strategi bisnis yang dilakukan untuk pengembangan bisnisnya sebagai berikut: Integrasi vertikal Integrasi vertikal adalah kombinasi bisnis yang melakukan akuisisi dengan memiliki hubungan dengan pemasok.
Misalnya, perusahaan baju mengakuisisi entitas produsen kain yang merupakan bahan baku pembuatan baju. Dalam hal ini, perusahaan baju kepada perusahaan kain bisa juga disebut sebagai integrasi hulu. Baca juga: Persamaan Dasar Akuntansi: Pengertian, Unsur, Tujuan, Fungsi, Rumus Integrasi horizontal Integrasi horizontal adalah kombinasi bisnis yang melakukan akuisisi dengan menghasilkan produk yang sejenis. Misalnya, perusahaan baju perempuan mengakuisisi perusahaan baju laki-laki. Konglomerasi Konglomerasi adalah kombinasi bisnis yang melakukan akuisisi dengan tidak memiliki hubungan dengan entitas. Misalnya, perusahaan baju mengakuisisi perusahaan mie instan. Bentuk entitas Beberapa bentuk entitas, yakni: Merger Merger adalah kombinasi yang menghubungkan dua atau lebih dengan yang diakuisisi dibubarkan serta aset dan liabilitas diambil alih pihak yang mengakuisisi. Bisa dikatakan bahwa dalam kombinasi bisnis ini harus ada yang dileburkan salah satu atau lebih perusahaan. Konsolidasi Konsolidasi adalah kombinasi bisnis yang termasuk ke dalam peleburan perusahaan dengan mengambil alih semua aset dan liabilitas dengan membentuk nama perusahaan baru. Perusahaan atau entitas akan dibentuk apabila aset dan liabilitas sudah diambil alih. Akuisisi Akuisisi adalah kombinasi bisnis yang tidak termasuk ke dalam kategori peleburan perusahaan karena hanya membeli kepemilikan dan entitas yang dibeli amsih tetap berdiri hanya saja dikendalikan entitas pengakuisisi. Baca juga: Akuntansi Akrual: Definisi, Jenis, dan Contohnya Metode akuntansi Dua metode akuntansi, yaitu: Metode pooling of interest (penyatuan kepentingan) Metode ini adalah metode yang menyatukan kepentingan bisnisnya sehingga tidak perlu penilaian ualng aset dan liabilitas entitas yang bergabung. Dasar dari penyatuan ini adalah nilai buku dari entitas yang bergabung. Metode purchase Metode ini adalah metode mengakuisisi nilai waja pada tanggal akusisi karena kombinasi bisnis dianggap sebagai dari bentuk entitas baru. Dasar pencatatan pada nilai wajar dalam metode ini menimbulkan nilai wajar.
Files
Files
(3.3 MB)
| Name | Size | Download all |
|---|---|---|
|
md5:430954c911798aa12e57bb52f6034a86
|
3.3 MB | Download |