Published August 3, 2022 | Version v1

KEABSAHAN KONTAINER SEBAGAI HUNIAN

Authors/Creators

  • 1. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Description

This research focuses on how the arrangement regarding buildings and whether containers used as the basic material for

residential buildings can be categorized as residential buildings. This research is intended to analyze the validity of

containers as residential buildings, related to these new innovations, related to permits for the construction of buildings

that utilize containers, basically container residential buildings can be categorized as nonpermanent buildings whose

implementation of the construction of container residential buildings does not require construction work, because

containers include Semi-permanent building means that the building does not stay for a long enough period of time

which can be moved according to the wishes of the building owner. This research uses a statute approach method The

use of this research method is very important because it aims to answer the problem being analyzed. The type of research

used in this study is normative legal research and uses a conceptual approach that is considered suitable to find

solutions to existing legal problems or issues, especially Building Permits and / or Building Approvals.

 

Penelitian ini berfokus pada bagaimana pengaturan mengenai bangunan Gedung dan apakah kontainer

yang dimanfaatkan sebagai material dasar bangunan hunian dapat dikategorikan sebagai bangunan hunian.

Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisa terkait keabsahan kontainer sebagai bangunan hunian,

Berhubungan dengan inovasi baru tersebut, terkait perizinan atas pembangunan bangunan yang

memanfaatkan kontainer yang pada dasarnya bangunan hunian kontainer ini dapat dikategorikan sebagai

bangunan Gedung nonpermanen yang pelaksanaan pembangunan bangunan hunian kontainer ini tidak

memerlukan pekerjaan konstruksi, dikarenakan kontainer termasuk bangunan semi permanen artinya

bangunan tersebut tidak menetap dalam jangka waktu yang cukup lama yang dimana dapat dipindah

sesuai dengan keinginan pemilik bangunan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan

perundang-undangan (statute approach) Penggunaan metode penelitian ini terbilang sangat penting karena

bertujuan untuk menjawab permasalahan yang sedang dianalisa. Jenis penelitian yang digunakan dalam

penelitian ini adalah penelitian hukum normatif (normative legal research) dan menggunakan pendekatan

konseptual (conceptual approach) yang dirasa cocok untuk menemukan pemecahan masalah atau isu

hukum yang ada khususnya Izin Membangun Bangunan dan/atau Persetujuan Bangunan Gedung.

Files

8.pdf

Files (537.3 kB)

Name Size Download all
md5:76d25adbc377fa31b73d1b49c7f70724
537.3 kB Preview Download