Published April 25, 2022 | Version v1

Pemilihan Penerima Pinjaman Koperasi pada Sistem Pendukung Keputusan Menggunakan FUCOM-COPRAS

  • 1. Institut Teknologi dan Bisnis Indonesia

Description

 

           Perusahaan harus menerapkan manajemen risiko yang baik. KYC juga harus dilakukan oleh perusahaan untuk mengetahui keadaan customer. Koperasi juga perlu memiliki kedua hal tersebut dalam pemberian pinjaman bagi anggotanya. Kondisi pandemi membuat petugas kredit kesulitan dalam melakukan penilaian KYC. SPK menjadi salah satu solusi dalam menghadapi permasalahan penentuan penerima pinjaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah FUCOM-COPRAS dan menggunakan CRISP-DM Framework. Penelitian ini menitikberatkan pada proses konversi data kualitatif menjadi kuantitatif. Data alternatif yang ditransformasikan seluruhnya memiliki akurasi faktual yang lebih rendah dibandingkan dengan data alternatif yang mentransformasi hanya pada data kualitatifnya saja. Penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi pada data kuantitatif akan menurunkan akurasi faktual pada hasil penelitian. FUCOM-COPRAS dapat diimplementasikan dengan baik pada pemilihan penerima pinjaman koperasi.

Files

gd mahenfra 15-20_compressed.pdf

Files (323.8 kB)

Name Size Download all
md5:71c6b93bf96c1763b2cf26429decb920
323.8 kB Preview Download