Published May 25, 2021 | Version v1
Preprint Open

PERKEMBANGAN WADAI 41 MACAM

Authors/Creators

  • 1. Universitas Lambung Mangkurat

Description

Pada awalnya wadai 41 macam yang berada di banjar ini merupakan tradisi yang dikenalkan oleh hindu ke kalimantan khusus nya dibanjar sebelum mereka meneganl islam, wadai ini merupakan warisan yang telah diberikan rakyat hindu ke kalimantan kerajaan hindu yang memwariskan wadai tersebut yaitu kerajaan Dipa du Hujung Tanah. Wadai khas banjar yang bernama 41 macam ini, dilesratikan karena terdapat sebuah nilai yaitu nilai tradisional yang di wujudkan dari sebuah peninggalan tradisi atau adat lama sebagai suatu bagian dari budaya banjar tersebut. Wadai atau kue memiliki ragam jenis serta bentuknya, wadai ini juga memiliki nama yang berbeda- beda dengan begitu wadai 41 ini menjadi khas nya urang banjar. Dari yang kita ketahui banyak yang berpendapat mengapa wadai 41 macam ini jadi berangka 41 karena angka 41 itu sakral. Tradisi makan wadai populuran atau biasa juga disebut wadai kakutilan termasuk dalam makanan ringan, karena terdiri dari wadai-wadai yang tidak mengenyangkan.

Files

NUR AZIZAH_ARTIKEL SEJARAH.pdf

Files (25.6 kB)

Name Size Download all
md5:6f34d2fe78656de912ebc2b181654620
25.6 kB Preview Download

Additional details

References

  • Afriana, R. A., Lestarini, P., & Abdillah, M. R. (2019). WADAI BANJAR RAJA YANG TURUN TAKHTA. Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary, 4(2).
  • Nazmi, N., Subiyakto, B., & Handy, M. R. N. (2021). Wadai Production Activities for Warung Wadai 41 Sungai Tiung Village as a Learning Resource on Social Studies. The Kalimantan Social Studies Journal, 2(2), 149-159.
  • Fidini, I. F. (2021). Perancangan Buku Ilustrasi" Kuliner Khas Kota Seribu SUngai, Banjarmasin" (Doctoral dissertation, Institut Seni Indonesia Yogyakarta).
  • Nurhamidi, N., Netty, N., & Fathurrahman, F. (2014). STUDI KONVERSI SATUAN UKURAN RUMAH TANGGA KE DALAM BERAT (GRAM) PADA BEBERAPA JENIS MAKANAN TRADISIONAL HASIL OLAHAN MASYARAKAT BANJAR DI BANJARMASIN. Jurnal Skala Kesehatan, 5(2).
  • Prihatmi, L., Nurbidayah, N., & Ramadhani, D. (2017). Perhitungan Angka Kapang dan Khamir Pada Kelepon Yang Dijual Di Sekitar Lampu Lalu Lintas Sekumpul Mei 2016. Jurnal Ergasterio, 4(2)