TRADISI PERINGATAN MAULID NABI KERATON KASEPUHAN CIREBON DALAM KONDISI PANDEMI COVID-19
Authors/Creators
- 1. Institute Technology Bandung, Indonesia
Description
Bangsa Indonesia memiliki beragam jenis suku dan budaya yang tersebar di seluruh Nusantara. Sudah
sepastinya masyarakat Indonesia terikat dengan budaya daerah mereka masing-masing dalam
menjalankan kehidupannya. Seperti masyarakat Cirebon misalnya, yang tetap melaksanakan
peringatan maulid nabi di tengah kondisi pandemi COVID-19. Faktor kesehatan harusnya lebih penting
karena menyangkut keselamatan, tetapi masyarakat lebih memilih untuk tetap melaksanakan budaya
yang sudah berlangsung rutin selama bertahun-tahun. Dari permasalahan tersebut, maka diambil
tujuan pembuatan paper ini untuk menelaah pengaruh kondisi pandemi terhadap nilai-nilai yang
terkandung dalam peringatan maulid nabi Keratonan Kasepuhan Cirebon. Penelitian dilakukan dengan
menggunakan metode studi kepustakaan. Kesimpulan sementara yang dapat ditarik adalah tradisi
peringatan maulid nabi Keratonan Kasepuhan Cirebon yang dilaksanakan dalam keadaan pandemi ini
tetap terselenggara dengan tidak menghilangkan nilai - nilai yang terkandung dan tetap memperhatikan
protokol kesehatan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Cirebon. Dari penelitian paper ini, terdapat
temuan penting yang diperoleh yaitu diketahuinya pertimbangan urgensi kesehatan masyarakat dalam
masa pandemi dengan urgensi pelaksanaan budaya lokal. Penelitian ini dapat bermanfaat sebagai
bahan pertimbangan untuk pembacanya dalam menilai tingkat kepentingan dari suatu budaya warisan
nenek moyang dan esensinya untuk melaksanakan budaya tersebut dalam situasi pandemi.
Files
TRADISI PERINGATAN MAULID NABI KERATON KASEPUHAN CIREBON DALAM KONDISI PANDEMI COVID-19.pdf
Files
(841.3 kB)
| Name | Size | Download all |
|---|---|---|
|
md5:ea048f814ce966588a50edb9569a74e0
|
841.3 kB | Preview Download |