PENANAMAN INTERNAL BRANDING DALAM MEMBANGUN BRAND COMMITMENT
Description
Memasuki revolusi industry 4.0 seluruh organisasi dituntut untuk meningkatkan daya saing di era global. Dalam berdaya saing suatu organisasi harus memiliki keunikan atau sering disebut dengan istilah branding. Branding strategy sering digunakan perusahaan swasta dalam membentuk loyalitas dan kepuasan pelanggan. Selain perusahaan swasta, di era global ini, perusahaan negeri –non-profit- juga di tuntut demikian. Dalam membentuk atau memperkuat branding suatu organisasi diperlukan brand commitment yang baik agar tujuan organisasi tercapai. Dalam penelitian terdahulu diketahui bahwa brand commitment dipengaruhi oleh brand orientation dan brand involvement dari pelaku internal. Sehingga berkaitan dengan career stage pegawai di sutau organisasi. Kampus UPN “Veteran” Jawa Timur merupakan organisasi pendidikan negeri baru, yang memiliki brand sebagai kampus “Bela Negara”. Kemudian dalam penelitian ini dilakukan pada sampel sejumlah 285 di UPN “Veteran” Jawa Timur. Variabel yang digunakan terdiri dari career stage, brand orientation, brand involvement dan brand commitment dengan skala pengukuran yang diadaptasi dari penelitian terdahulu. Kemudian uji hipotesis dilakukan dengan uji ANOVA dan regresi linear. Kemudian diperoleh kesimpulan bahwa, terdapat perbedaan tingkat brand orientation berdasarkan career stage, sedangkan pada brand involvement dan brand commitment tidak terdapat perbedaan berdasarkan career stage. Kemudian hasil uji regresi linier menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan diantara variabel brand orientation, brand involvement dan brand commitment.
Kata Kunci: Career Stage, Brand Orientation, Brand Involvement, Brand Commitment, Higher Education
Fullpaper Download at Dinamika Administrasi
Files
Abstrak Nurul Sasanti.pdf
Files
(185.1 kB)
| Name | Size | Download all |
|---|---|---|
|
md5:d31e8144f130dc5c4070767eab30cb9c
|
185.1 kB | Preview Download |