EL NIÑO, KARHUTLA, DAN DAMPAKNYA PADA PERKEBUNAN SAWIT
Authors/Creators
- 1. Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute
Description
Kekeringan ekstrem (El Niño) merupakan salah satu bagian dari fenomena perubahan iklim global (global climate change) yang terjadi dan berdampak secara internasional. Kekeringan ekstrem tersebut sering memicu terjadinya karhutla di berbagai negara. Bahkan luas karhutla di Amerika Serikat, Eropa, dan Rusia jauh lebih besar dibandingkan Indonesia. El Niño juga menyebabkan penurunan produktivitas perkebunan sawit hingga 7-24 bulan sejak cekaman kekeringan terjadi. Penurunan produktivitas sawit tersebut akan semakin besar jika El Niño disertai dengan karhutla terjadi di sekitar perkebunan sawit. Kondisi tersebut menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa perkebunan sawit juga menjadi korban (victim) jika terjadi karhutla di sekitarnya, apalagi terjadi kebakaran di dalam kawasan perkebunan sawit.