POLARISASI KELOMPOK DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI SOSIAL: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
Description
Polarisasi kelompok pada era digital merupakan fenomena psikologi sosial yang semakin kompleks akibat pengaruh identitas sosial, bias kognitif, dan dinamika media sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor psikologis dan sosial yang membentuk polarisasi kelompok berdasarkan artikel jurnal nasional dan internasional tahun 2021 hingga 2025. Metode Systematic Literature Review (SLR) dengan panduan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020 digunakan melalui tahapan identifikasi, skrining, penilaian kelayakan, dan inklusi, sehingga diperoleh 20 artikel yang memenuhi kriteria. Hasil kajian menunjukkan lima faktor dominan yang mendorong polarisasi kelompok, yaitu identitas sosial dan ingroup favoritism, confirmation bias dan motivated reasoning, echo chamber dan filter bubble yang diperkuat algoritma digital, polarisasi afektif yang didorong dinamika emosi negatif, serta homofili dalam jaringan sosial. Polarisasi kelompok secara dominan menghasilkan dampak negatif berupa meningkatnya konflik sosial, diskriminasi, ujaran kebencian, dan melemahnya kohesi masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa polarisasi kelompok merupakan fenomena multidimensional yang memerlukan pertimbangan variabel psikologis, sosial, kognitif, afektif, dan teknologi digital secara bersamaan.
Files
POLARISASI KELOMPOK DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI SOSIAL SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW.pdf
Files
(361.6 kB)
| Name | Size | Download all |
|---|---|---|
|
md5:e6d5e89b4c7e708054c06e1053879378
|
361.6 kB | Preview Download |
Additional details
Software
- Repository URL
- https://cibangsa.com/index.php/liberosis/article/view/11269