Beli Sparepart Lebih Murah dari Menunggu
Description
Melawan just-in-time untuk alat yang membuat site mandek
Menahan stok sparepart dianggap mengikat kas yang sia-sia, padahal untuk alat yang kalau mati membuat seluruh site berhenti, harga satu sparepart di gudang jauh lebih murah daripada ongkos menunggu lead time-nya datang.
Just-in-time mengajarkan bahwa persediaan adalah pemborosan dan kas yang mengendap di gudang adalah kas yang gagal bekerja. Untuk barang dengan lead time pendek dan dampak rendah, prinsip itu benar. Tapi prinsip yang sama jadi jebakan untuk sparepart kritis: komponen yang, kalau gagal, menghentikan seluruh site sampai penggantinya datang. Di situ pembandingnya bukan harga sparepart melawan nol, melainkan harga sparepart melawan ongkos downtime dikali lead time. Begitu downtime per jam dihitung jujur, satu seal atau satu bearing yang "mahal" disimpan ternyata jauh lebih murah daripada menunggu enam minggu sambil membayar denda keterlambatan. Stok sparepart kritis bukan kas mati; ia opsi yang dibeli untuk menghindari kerugian yang jarang tapi besar. Buku ini menunjukkan cara memilah barang mana yang boleh just-in-time dan barang mana yang harus ada di gudang berapa pun ikatannya pada kas.
Audiences:
- Manajer operasi / maintenance di site yang punya alat kritis — Diajari prinsip just-in-time: jangan menumpuk persediaan, jangan mengikat kas di gudang. Lalu satu komponen mekanis seal pada satu pompa utama jebol, sparepart-nya inden empat sampai delapan minggu, dan selama itu satu lini berhenti. Kas yang "dihemat" dengan tidak menyetok jauh lebih kecil daripada nilai produksi yang hilang per hari downtime.
- Pemilik / direktur yang menjaga rasio keuangan — Menilai gudang penuh sebagai tanda manajemen persediaan yang buruk, dan menekan nilai stok demi memperbaiki rasio perputaran. Tidak melihat bahwa satu hari berhentinya site karena menunggu sparepart bisa menghapus penghematan kas setahun, lengkap dengan denda keterlambatan ke pelanggan.
- Teknisi / kepala bengkel yang sering kena getahnya saat alat mati — Tahu dari lapangan komponen mana yang sering jebol dan lama inden, tapi usulan menyetoknya ditolak karena dianggap memboroskan kas. Saat alat mati, dialah yang ditekan untuk "akali dulu", dan akal-akalan itu sering memperpendek umur alat.