Published May 3, 2026 | Version v1
Journal article Open

Kearifan Lokal Upacara Adat Ngasa di Kampung Adat Jalawastu Indonesia Dalam Perspektif Feminis

Description

Memperkenalkan Upacara adat Ngasa secara mendunia adalah upacara yang mempunyai makna nilai-moral-norma kearifan lokal, nilai filosofis dan material ke-wanita-an/ke-ibu-an, yang dalam pelaksanaannya banyak menggunakan nilai yang menggambarkan tentang makna di balik kesuksesan kaum pria dalam melaksanakan upacara ini. Tujuan  riset ini adalah untuk mengetahui gambaran perspektif wanita dalam memaknai kearifan lokal kegiatan upacara Ngasa di kampung Jalawastu Desa Ciseureuh Kabupaten Brebes Indonesia dan kampung Jalawastu berperan sebagai “kampung wanita”. Paradigma riset ini adalah konstruktivis, dengan melakukan observasi, wawancara mendalam dan studi pustaka. Subjek penelitian ini adalah ketua/pemelihara adat, masyarakat khususnya kaum wanita. Analisis dilakukan secara kualitatif etnografi, penelitian ini mengkaji masyarakat, etnik, karakteristik budaya materil masyarakat di kampung jalawastu. Analisis budaya alami masyarakat Jalawastu dalam jangka waktu 5 bulan sehingga mendapatkan data utama hasil observasi dan wawancara secara holistik, menggambarkan kebudayaan masyarakat, untuk menangkap sudut pandangan dari penduduk asli (native’s point of view). Etnografi fokus pada peran sentral kebudayaan untuk memahami cari hidup masyarakat yang diteliti. Kearifan lokal upacara Ngasa mengomunikasikan makna nilai-moral-norma kearifan lokal, nilai kebersamaan, nilai gotong royong dan nilai kesederhanaan. Riset ini diharapkan dapat memberikan kepedulian dan pemahaman akan nilai kearifan lokal melalui upacara Ngasa di kampung Jalawastu Indonesia dari perspektif kewanitaannya. Upaya kaum wanita yang membantu kegiatan kegiatan Ngasa dari awal, proses sampai akhir dapat berjalan dengan lancar.  Kebudayaan upacara adat Ngasa tidak banyak diketahui oleh masyarakat luar Jalawastu bagaimana peranan kaum wanita ada dibalik kesuksesan kaum pria dan lambang kewanitaan “Teleng Yoni” yang merupakan pelataran sakral tempat upacara Ngasa dilakukan adalah lambang ke-wanita-an dan makna simbol kampung wanita.

Files

ISRGJMS3182026.pdf

Files (838.0 kB)

Name Size Download all
md5:bafa4c4246bfc0b46f3dc7bc4b5cfa70
838.0 kB Preview Download