Aktualisasi Nilai-Nilai Gotong Royong Dalam Membangun Solidaritas Masyarakat di Nagari Pilubang Kabupaten Lima Puluh Kota
Authors/Creators
- 1. Universitas Negeri Padang
Description
A B S T R A K
Gotong royong merupakan praktik sosial khas Indonesia yang
mempresentasikan nilai solidaritas, kebersamaan, empati, da
tanggung jawab kolektif dalam kehidupan masyarakat. Penelitian
ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk aktualisasi nilai-nilai
gotong royong dalam membangun solidaritas sosial di Nagari
Pilubang, Kabupaten Lima Puluh Kota, serta menganalisis dampak
dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktualisasi nilai
gotong royong diwujudkan dalam nilai solidaritas, sosial,
kebersamaan dan persatuan tercermin dalam kegiatan
membersihkan lingkungan, pembangunan fasilitas umum, serta
kegiatan kemanusiaan. Praktik ini berkontribusi dalam memperkuat
kekompakan masyarakat, meningkatkan kepedulian sosial, dan
mempermudah penyelesaian masalah secara kolektif. Secara
teoritis, temuan ini sejalan dengan konsep solidaritas mekanik
Emile Durkheim yang menekankan kesamaan nilai, kepercayaan, dan ikatan emosional dalam
masyarakat. Keberlangsungan gotong royong dipengaruhi oleh faktor budaya yang diwariskan
secara turun temurun dan kebutuhan lingkungan, sementara hambatan partisipasi terutama
disebabkan oleh kesibukan kerja masyarakat dengan sistem upah harian serta lemahnya
kesadaran sosial sebagian masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa aktualisasi nilai gotong
royong yang berkelanjutan berperan penting dalam menjaga integrasi sosial dan menciptakan
kehidupan masyarakat yang harmonis.
Kata Kunci: gotong royong, solidaritas, masyarakat
Files
Triwikrama+--+Desra+Ravita.pdf
Files
(708.3 kB)
| Name | Size | Download all |
|---|---|---|
|
md5:cc616e79bafaa72d9b48b1b1737799bf
|
708.3 kB | Preview Download |
Additional details
Identifiers
Related works
- Is published in
- Journal article: https://cibangsa.com/index.php/triwikrama/article/view/7595 (URL)
Software
- Repository URL
- https://cibangsa.com/index.php/triwikrama/article/view/7595
References
- Derung, T. N. (2019). Gotong royong dan Indonesia. SAPA: Jurnal Kateketik Dan Pastoral, 4(1), 5–13. Rifaldi, M. N., Hidayatissalam, A. S., & Turnip, K. D. (2025). Lunturnya Nilai Gotong Royong Di Era Globalisasi. 1–15. https://doi.org/10.11111/nusantara.xxxxxxx Setyawan, B. W. (2021). DAN GOTONG ROYONG MASYARAKAT JAWA. 7–15 Simarmata, N., Yuniarti, K. W., Riyono, B., & Patria, B. (2020). Gotong Royong in Indonesian History. Digital Press Social Sciences and Humanities, 5(2), 00006. https://doi.org/10.29037/digitalpress.45341 Thoriq, M. T. H., Ita, I. P. S., & Zusril, M. Z. (2023). Pergeseran Makna Dalam Budaya Mbecek Di Desa Bandung Nganjuk Prespektif Teori Solidaritas Emile Durkheim. Jurnal Ilmu Budaya, 11(2), 119–128. Umanailo, M. C. B. (2019). Emile Durkheim. Universitas Iqro Buru. Wahyuningsih, T. (2011). Sistem bagi hasil maro sebagai upaya mewujudkan solidaritas masyarakat. Komunitas, 3(2). Widaty, C. (2020). Perubahan kehidupan gotong royong masyarakat pedesaan di kecamatan padaherang kabupaten Pangandaran. PADARINGAN (Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi), 2(1), 174–186