Published December 15, 2025 | Version v1
Journal article Open

Pesisir sebagai Ruang Teori: Krisis Air di Tallo dan Dekolonisasi Pengetahuan

  • 1. Universitas Negeri Makassar

Description

Krisis air yang berlangsung selama lebih dari dua dekade di pesisir Tallo, Kota Makassar, 
memperlihatkan bahwa masalah ekologis tidak dapat dipahami hanya melalui pendekatan teknis. 
Penelitian ini bertujuan membaca krisis air sebagai krisis epistemik dengan menempatkan pengalaman 
warga sebagai sumber pengetahuan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif jangka panjang, 
percakapan informal dengan perempuan dan pemuda, dokumentasi riset mahasiswa Sosiologi UNM), serta 
arsip visual dan material dari proses kuratorial pameran Air Mata Laut (2025). Analisis tematik digunakan 
untuk menafsir hubungan antara air, tubuh, ruang, dan kekuasaan. Temuan penelitian menunjukkan 
bahwa: (1) beban pengelolaan air terbebankan secara tidak proporsional pada perempuan, membentuk 
memori ekologis lintas-generasi; (2) warga mengembangkan pengetahuan berbasis rasa, ritme waktu, dan 
tanda ekologis yang sering lebih akurat dibanding indikator teknokratis; dan (3) praktik kuratorial 
berfungsi sebagai metode produksi pengetahuan, menciptakan counter-archive atas narasi resmi 
pemerintah kota. Berdasarkan temuan tersebut, artikel ini mengusulkan konsep pesisir sebagai ruang 
teori, yaitu kerangka yang memposisikan pengalaman komunitas masyarakat sebagai dasar pembentukan 
teori sosial dekolonial di Indonesia. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan sosiologi lingkungan 
dan metodologi dekolonial melalui integrasi etnografi, advokasi, dan praktik seni

Files

Pesisir sebagai Ruang Teori-ok.pdf

Files (630.1 kB)

Name Size Download all
md5:c0ba95acd9fe7cc1686aa3a3ff7f5361
630.1 kB Preview Download

Additional details

Additional titles

Alternative title (Bati (Indonesia))
Pesisir sebagai Ruang Teori: Krisis Air di Tallo dan Dekolonisasi Pengetahuan

Dates

Other
2025-12-03