Published November 9, 2025 | Version v1

MAYSIR, GHARAR, DAN RIBA DALAM PERSPEKTIF ISLAM

  • 1. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA

Description

Abstrak
Studi ini mendalami aspek-aspek Maysir (perjudian), Gharar
(ketidakpastian), dan Riba (riba/bunga yang tidak diperbolehkan)
serta dampaknya terhadap transaksi ekonomi dari sudut pandang
syariah Islam. Ketiga komponen ini, yang disingkat MAGHRIB,
merupakan prinsip fundamental dalam larangan muamalah (transaksi)
karena potensinya menimbulkan kerugian, ketidakadilan, dan praktik
eksploitasi. Pendekatan yang diadopsi adalah penelitian kepustakaan
dengan orientasi normatif-yuridis, yang mencakup analisis terhadap
ayat-ayat Al-Qur'an, Hadis, serta pandangan para cendekiawan Islam.
Temuan studi menguraikan nuansa larangan: Riba dilarang karena
menghasilkan keuntungan tanpa adanya risiko yang sepadan
(pendapatan pasif); Maysir melarang transaksi yang didasarkan pada
spekulasi atau untung-untungan; sementara Gharar melarang adanya
ketidakjelasan yang signifikan terkait objek, harga, atau proses
penyerahan dalam suatu kontrak. Pemahaman yang mendalam
mengenai larangan MAGHRIB ini sangat vital sebagai landasan bagi
pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah yang berkeadilan,
stabil, serta berfokus pada maslahah (kesejahteraan bersama),
sekaligus berfungsi sebagai panduan untuk mengidentifikasi dan
menghindari transaksi yang dilarang dalam aktivitas bisnis masa kini.
Kata kunci: Riba, Gharar, Maysir, Ekonomi Islam, Muamalah

Files

MAYSIR,+GHARAR,+DAN+RIBA+DALAM+PERSPEKTIF+ISLAM.pdf

Files (275.0 kB)

Additional details

Related works

References

  • Al-Qur'an al-Karim. (Ayat-ayat terkait Maysir, Gharar, dan Riba, Q.S. Al-Baqarah: 275, Q.S. Al- Maidah: 90, ). Antonio, M. S. I. (2001). Bank Syariah: dari teori ke praktik. Gema Insani. Ascarya, P. (2011). Akad dan Produk Bank Syariah. Jakarta: PT. Grafindo Persada, 99. Chapra, M. U. (2007). The Case for Islamic Finance: Moral Imperatives and Economic Realities. The Review of Islamic Economics, 11(2), 5-30. (Artikel tentang pentingnya moralitas dalam keuangan Islam) Choirulloh, R. A. (2025). Maysir, Gharar, dan Riba Dalam Perspektif Islam. Haneef, M. A. (2005). Islamic Banking and Finance: An Appraisal. IIUM Press. (Evaluasi tentang perbankan dan keuangan Islam). Karim, A. A. (2006). Ekonomi Islam: Suatu Kajian Kontemporer. Jakarta: PT RajaGrafindo Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol 17 No 3 Tahun 2025 Prefix doi.org/10.3783/tashdiqv2i9.2461 TASHDIQ ISSN 3030-8917 ISSN 3030-8917 Persada. (Referensi tentang ekonomi Islam secara umum). Khan, M. S., & Mirakhor, A. (1989). Islamic Banking: Experiences in the Islamic Republic of Iran and Pakistan. IMF Working Paper. (Studi tentang pengalaman perbankan syariah di Iran dan Pakistan). https://www.journals.uchicago.edu/doi/abs/10.1086/451797 Muslim, Imam. (2018). Shahih Muslim. (Diterjemahkan oleh H. Salim Bahreisy). Jakarta: Pustaka Amani. (Hadis-hadis terkait larangan Maysir, Gharar, dan Riba). Siddiqi, M. N. (2014). Riba, Gharar and Speculation in Search of a New Economic Paradigm. Islamic Research and Training Institute (IRTI). (Analisis tentang Riba, Gharar, dan spekulasi dalam ekonomi Islam). Usmani, M. T. (2002). An Introduction to Islamic Finance. Karachi: Maktaba Ma'ariful Qur'an. (Pengantar tentang keuangan Islam). https://cir.nii.ac.jp/crid/197171233475447552