Menghadapi Yersinia pestis: Strategi Mitigasi Risiko Infeksi dan Dampaknya pada Kesehatan Publik
Authors/Creators
- 1. The National Agency of drug and food control
- 2. Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional
Contributors
Researcher:
- 1. The National Agency of drug and food control
- 2. Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional
Description
Yersinia pestis adalah bakteri gram-negatif penyebab penyakit pes yang dikenal sebagai salah satu patogen paling mematikan sepanjang sejarah, termasuk dalam peristiwa Black Death. Meskipun kasus pes saat ini lebih jarang terjadi, potensi wabah tetap ada terutama di wilayah endemik seperti Afrika, Asia, dan Amerika. Penularannya melalui gigitan kutu tikus, kontak dengan hewan terinfeksi, maupun transmisi antar manusia pada pes paru-paru. Tingkat kematian sangat tinggi bila tidak segera ditangani dengan antibiotik. Tantangan utama meliputi keterbatasan deteksi dini, potensi resistensi antibiotik, serta ancaman bioterorisme. Penguatan surveilans, kesiapan sistem kesehatan, serta koordinasi lintas sektor diperlukan untuk mitigasi risiko. Pencegahan melalui edukasi masyarakat, kontrol vektor, dan ketersediaan obat-obatan merupakan langkah penting untuk melindungi kesehatan publik.
Files
Policy_Yersenia_Strategi.pdf
Files
(437.6 kB)
| Name | Size | Download all |
|---|---|---|
|
md5:6041a24738883155532f6dc7cec0000a
|
437.6 kB | Preview Download |
Additional details
References
- Sophian, A. (2025). Patogenitas Cyclospora cayetanensis dan Implikasinya bagi Keamanan Pangan. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.23969.06245
- Sophian, A. (2025). Ancaman Parasitik: Patogenitas Toxoplasma gondii pada Manusia dan Hewan. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.36263.61603
- Sophian, A. (2025). Toxoplasma gondii: Risiko Tersembunyi dalam Layanan Pangan dan Kesehatan Reproduksi. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.10678.36168
- Sophian, A. (2025). Ancaman Parasitik: Toxoplasmosis – Dampak Patogenitas Toxoplasma gondii terhadap Populasi Rentan. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.24100.13447
- Sophian, A. (2025). Patogenitas Toxoplasma gondii: Ancaman Tersembunyi terhadap Kesehatan Masyarakat dan Keamanan Pangan. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.35713.11366
- Sophian, A. (2025). Patogenitas Cyclospora cayetanensis: Tantangan Keamanan pada Konsumsi Sayur dan Buah Segar. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.31204.23687
- Sophian, A. (2025). Patogenitas Bacillus cereus: Peran Toksin dalam Foodborne Illness. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.19807.52644
- Sophian, A. (2025). Mencegah Bahaya Patogenitas Salmonella demi Keamanan Pangan yang Lebih Kuat. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.36067.00806
- Sophian, A. (2025). Patogenitas Clostridium perfringens pada Pangan: Ancaman Tersembunyi bagi Keamanan Program Makan Bergizi Gratis. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.14617.07523
- Sophian, A. (2025). Cereulide Toxin sebagai Faktor Utama Sindrom Muntah Bacillus cereus. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.33950.19529
- Sophian, A. (2025). Campylobacter jejuni dalam Keamanan Pangan: Ancaman Senyap bagi Kesehatan Masyarakat. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.11667.95524
- Sophian, A. (2025). Policy Brief: Cyclospora cayetanensis—Ancaman Tersembunyi dalam Keamanan Pangan Global. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.44566.78321
- WHO. (2021). Plague. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/plague
- Butler, T. (2013). Plague gives surprises in the first decade of the 21st century in the United States and worldwide. The American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, 89(4), 788–793.
- Perry, R. D., & Fetherston, J. D. (1997). Yersinia pestis—etiologic agent of plague. Clinical Microbiology Reviews, 10(1), 35–66.