Dampak Buzzer Politik dalam Demokrasi Digital
Description
Penelitian ini menganalisis dampak buzzer politik terhadap
demokrasi digital di Indonesia, khususnya perannya dalam
membentuk opini publik selama Pemilu 2024. Dengan metode
studi literatur kualitatif, penelitian mengkaji transformasi buzzer
dari alat pemasaran menjadi senjata politik, strategi
operasionalnya (seperti squad system, ghost trending), serta
dampak gandanya: memperkuat partisipasi politik sekaligus
mengancam demokrasi melalui polarisasi, hoaks, dan manipulasi
opini. Meski regulasi seperti UU ITE dan UU Pemilu ada,
tantangan seperti akun anonim dan kompleksitas teknologi tetap
menghambat penegakan hukum. Studi ini merekomendasikan
pendekatan holistik: (1) sanksi hukum lebih tegas, (2)
peningkatan literasi digital masyarakat, dan (3) transparansi
platform media sosial. Temuan menegaskan pentingnya
kolaborasi pemerintah, platform, dan warga untuk menjaga
integritas demokrasi.
Files
Artikel_Dampak Buzzer Politik dalam Demokrasi Digital.pdf
Files
(285.1 kB)
| Name | Size | Download all |
|---|---|---|
|
md5:ac59e8c87a1f7c915e185348dfd8fdd7
|
285.1 kB | Preview Download |