Published March 24, 2025 | Version v1

IMPLEMENTASI ALAT PENGUSIR BURUNG MENGGUNAKAN METODE SUARA OTOMATIS DAN SOLAR CELL (STUDI KASUS: PERSAWAHAN DARURRUHAMA KOTA PALEMBANG)

  • 1. ROR icon Politeknik Negeri Sriwijaya

Description

Efforts to control pests on rice agricultural land continue to be implemented to increase crop yields through chemical and mechanical methods. One of the main pests causing significant losses is birds, which consume rice seeds. Rice production in South Sumatra reaches 55,532 tons per year, with potential yield losses due to bird attacks reaching up to 30%. This study aims to design and test the effectiveness of a solar cell-based bird repellent device, named Audio Sweep, as an innovative solution to reduce crop losses in rice fields caused by bird attacks. The method used is the Research and Development (R&D) approach, encompassing design, prototyping, and field testing in the Darurruhama rice field area, Palembang. This device employs sound waves at specific frequencies generated through the Audio Sweep method and is equipped with a monitoring system based on the ESP32-CAM microcontroller. Trial results indicate that the device can produce sound with an intensity effective at repelling birds ast an optimal distance of 2 meters while consistently detecting and monitoring bird presence. The average power generated by the solar cell system is 14.92 Watts, ensuring the device's operational sustainability. The study concludes that Audio Sweep is effective in mitigating bird pest threats, supports sustainable agriculture through an environmentally friendly approach, and contributes to strengthening Indonesia’s agricultural vision toward Indonesia Emas 2024.

Abstract (Bati (Indonesia))

Upaya pengendalian hama pada lahan pertanian padi terus dilakukan untuk meningkatkan hasil panen melalui metode kimiawi dan mekanik. Salah satu hama utama yang mengganggu adalah burung, yang memakan biji padi dan menyebabkan kerugian signifikan. Produksi padi di Sumatera Selatan mencapai 55.532 ton per tahun, dengan potensi kehilangan hasil akibat serangan burung mencapai 30%. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji efektivitas alat pengusir burung berbasis solar cell, bernama Audio Sweep, sebagai solusi inovatif untuk mengurangi kerugian hasil panen di persawahan akibat serangan burung. Metode yang digunakan adalah pendekatan Research and Development (R&D), mencakup perancangan, prototyping, dan uji coba lapangan di area persawahan Darurruhama, Palembang. Alat ini menggunakan gelombang suara dengan frekuensi tertentu yang dihasilkan melalui metode Audio Sweep, serta dilengkapi sistem pemantauan berbasis mikrokontroler ESP32-CAM. Hasil uji coba menunjukkan bahwa alat mampu menghasilkan suara dengan intensitas yang efektif mengusir burung pada jarak optimal 2 meter, serta secara konsisten mendeteksi dan memantau keberadaan burung. Rata-rata daya yang dihasilkan oleh sistem solar cell adalah 14,92 Watt, memastikan keberlanjutan operasional alat. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa Audio Sweep efektif dalam mengurangi ancaman hama burung, mendukung keberlanjutan pertanian dengan pendekatan yang ramah lingkungan, dan berkontribusi pada penguatan visi pertanian Indonesia menuju Indonesia Emas 2024.

Files

IMPLEMENTASI ALAT PENGUSIR BURUNG MENGGUNAKAN METODE SUARA OTOMATIS DAN SOLAR CELL.pdf