Published July 31, 2024 | Version v1

Jurnal Humaniora Multidisipliner

  • 1. Universitas Esa Unggul

Description

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh religiusitas, kesadaran pajak, persepsi terhadap korupsi, kualitas pelayanan fiskus dan sosialisasi melalui sosial media terhadap kepatuhan wajib pajak. Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan yakni metode Non Probability Sampling yaitu random sampling dimana anggota sampel yang dipilih secara acak yang berada di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Grogol Petamburan. Sampel diambil dengan cara penyebaran angket pada 116 responden yang dipilih dari hasil data angket yang sudah terkumpul di Google Form sesuai karakteristik responden yang telah ditetapkan. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi linear berganda, dengan variabel bebas, yaitu religiusitas, kesadaran wajib pajak, persepsi terhadap korupsi, kualitas pelayanan pajak, dan sosialisasi melalui sosial media dan variabel terikat kepatuhan wajib pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan religiusitas dan persepsi terhadap korupsi terhadap kepatuhan wajib pajak.  Sedangkan, kesadaran wajib pajak, kualitas pelayanan, dan sosialisasi melalui sosial media tidak memiliki pengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak.  Dengan nilai Adjusted R-squared yang diperoleh sebesar 0.444, artinya variabel religiusitas, kesadaran wajib pajak, persepsi terhadap korupsi, kualitas pelayanan pajak, dan sosialisasi melalui sosial media mampu memengaruhi variabel kepatuhan wajib pajak sebesar 44.4%.

Files

1-17.pdf

Files (352.0 kB)

Name Size Download all
md5:3c73137691ef31c9b41b00efef1a90f9
352.0 kB Preview Download