PROFITABILITY, SOLIDARITY, SUSTAINABILITY Kajian Teologi Publik tentang Kewirausahaan Lestari
Description
Setidaknya sejak abad ke-19, kesadaran ekologis telah menggerakkan beberapa pengusaha kecil untuk mengembangkan kewirausahaan lestari (sustainable entrepreneurship). Kelestarian atau keberlanjutan adalah konsep etis yang mengacu pada teori ekonomi dan gaya hidup yang berorientasi ke depan dengan kepedulian pada nasib bumi dan kehidupan generasi mendatang. Sepanjang sejarah, kewirausahaan lestari mengalami pasang surut, namun tidak pernah sama sekali padam. Sekarang ini, dengan semakin luasnya dampak kerusakan lingkungan, gagasan kewirausahaan lestari menarik perhatian banyak pihak di dunia bisnis. Bentuk-bentuk usaha lestari (sustainable enterprise) atau bisnis hijau (green business) tumbuh di mana-mana dan mulai diperhitungkan dalam percaturan pasar. Fenomena ini belum banyak dipikirkan oleh kalangan teologi. Diskursus teologis tentang kewirausahaan masih sangat terbatas, sedangkan diskursus teologis tentang ekologi cenderung terfokus pada aras filosofis. Dalam hal ini bisnis dianggap lebih sebagai penyebab ketimbang solusi. Memakai pendekatan teologi publik, studi ini menemukan bahwa sementara agama-agama mengandung sumber-sumber teologis yang dapat diolah menjadi “solusi filosofis” bagi krisis lingkungan, kewirausahaan lestari adalah bagian dari dunia bisnis yang selama ini mengupayakan “solusi praktis.”