Published June 4, 2021 | Version v1

Dinamika Kehidupan Sosial Masyarakat

Authors/Creators

  • 1. UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Description

Secara umum, pertemuan orang mengalami perubahan karena perkembangan atau siklus perubahan contoh di dalam pertemuan, karena pergumulan antar bagian dalam pertemuan. Ada kumpulan individu dalam pertemuan yang perlu mempertahankan kekuasaan sehingga merugikan pertemuan yang berbeda. Adanya kepentingan yang tidak disesuaikan, menimbulkan pengkhianatan dan kontras dalam pendekatan untuk memenuhi tujuan pertemuan. Keseluruhan dari ini akan membawa perpecahan di dalam pertemuan, menyebabkan perubahan. Unsur sosial juga bisa disebut sebagai penyesuaian masyarakat umum karena fenomena yang terjadi atau pengetahuan tentang daerah setempat itu. Dengan hadirnya unsur-unsur sosial lokal maka pasti akan terjadi perubahan atau akan berdampak pada aktivitas masyarakat daerah setempat, baik perubahan besar maupun kecil atau hanya sebentar. Hubungan sosial terjadi karena adanya aktivitas sosial yang dilakukan oleh pelakunya dan kemudian terjadi kontak persahabatan, khususnya penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan

Files

ARTIKEL BELLAA.pdf

Files (154.8 kB)

Name Size Download all
md5:cb996ceae5c97804f62185e5cafdc27c
154.8 kB Preview Download

Additional details

References

  • Adi Ekopriyono. 2005, The Spirit of Pluralism, Menggali Nilai-nilai Kehidupan, Mencapai Kearifan, Jakarta: Elex Media Komputindo
  • Agitha Cakrapramesta Nasarani. 2011. Peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Purworejo Sebagai Salah Satu Wadah Pencegahan Konflik Antar Umat Beragama. Skripsi. S1. Universitas Negeri Yogyakarta.
  • Hadriani, N. L. G. (2020). TRANSFORMASI HUKUM HINDU DALAM PEMBANGUNAN HUKUM NASIONAL DI TENGAH DINAMIKA KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA. Maha Widya Bhuwana: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya, 2(2), 23-31.
  • Tejokusumo, B. (2014). Dinamika masyarakat sebagai sumber belajar ilmu pengetahuan sosial. Geo Edukasi, 3(1).
  • Senoaji, G. 2010. Dinamika sosial dan budaya masyarakat baduy dalam mengelola hutan dan lingkungan. Bumi Lestari, 10(2), 302–310.