Published June 3, 2021 | Version v1

POTENSI GULMA BANDOTAN (Ageratum conyzoides L.) SEBAGAI BIOSTIMULAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.)

Authors/Creators

  • 1. Universitas Andalas

Description

Dalam pertanian, gulma merupakan tumbuhan yang memberikan dampak negatif terhadap tanaman yang dibudidayakan baik secara langsung maupun tidak. Gulma yang mengganggu tanaman pokok pada masa pertumbuhan dan perkembangan hidup tanaman merupakan salah satu masalah penting yang dapat menurunkan produksi tanaman. Persentase penurunan produksi setiap jenis tanaman berbeda tergantung pada spesies dan kerapatan gulma. Kehadiran gulma pada lahan pertanaman jagung dapat menurunkan hasil dan mutu biji. Penurunan hasil tergantung pada jenis gulma, kepadatannya, lama persaingan dan senyawa allelopati yang dikeluarkan oleh gulma. Tanaman bandotan (Ageratum conyzoides L.) merupakan tanaman obat tradisional yang sering digunakan oleh masyarakat sebagai stimulan. Tanaman ini mengandung senyawa minyak atsiri, asam amino, tanin, sulfur, glikosida, dan kalium klorida. Salah satu kegunaan biostimulan yaitu dapat memacu pertumbuhan dan dapat meningkatkan proses fisiologi tumbuhan. Oleh karena itu dapat dilakukan dalam penyeimbang gulma pada ekologi dan lingkungan sekitar serta pemanfaatan gulma dalam proses metabolisme tumbuhan

Files

B_1810422010_Dea Dafmayanti_Tugas UAS.pdf

Files (146.0 kB)

Name Size
md5:68e008a77458b774132e7dddaffc42da
146.0 kB Preview Download