POTENSI GULMA BANDOTAN (Ageratum conyzoides L.) SEBAGAI BIOSTIMULAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.)
Description
Dalam pertanian, gulma merupakan tumbuhan yang memberikan dampak negatif terhadap tanaman yang dibudidayakan baik secara langsung maupun tidak. Gulma yang mengganggu tanaman pokok pada masa pertumbuhan dan perkembangan hidup tanaman merupakan salah satu masalah penting yang dapat menurunkan produksi tanaman. Persentase penurunan produksi setiap jenis tanaman berbeda tergantung pada spesies dan kerapatan gulma. Kehadiran gulma pada lahan pertanaman jagung dapat menurunkan hasil dan mutu biji. Penurunan hasil tergantung pada jenis gulma, kepadatannya, lama persaingan dan senyawa allelopati yang dikeluarkan oleh gulma. Tanaman bandotan (Ageratum conyzoides L.) merupakan tanaman obat tradisional yang sering digunakan oleh masyarakat sebagai stimulan. Tanaman ini mengandung senyawa minyak atsiri, asam amino, tanin, sulfur, glikosida, dan kalium klorida. Salah satu kegunaan biostimulan yaitu dapat memacu pertumbuhan dan dapat meningkatkan proses fisiologi tumbuhan. Oleh karena itu dapat dilakukan dalam penyeimbang gulma pada ekologi dan lingkungan sekitar serta pemanfaatan gulma dalam proses metabolisme tumbuhan