Other Open Access

PRODUKSI NANOFIBER DAN APLIKASINYA DALAM PENGOLAHAN AIR

Krisnandika, Vania Elita

Abstrak

Kebutuhan air meningkat seiring meningkatnya jumlah penduduk dan  taraf kehidupan masyarakat. Pembangunan yang dilakukan secara terus-menerus dan sangat cepat di Indonesia mengakibatkan penurunan kualitas air permukaan. Teknologi membran merupakan salah satu teknologi pengolahan air yang menghasilkan produk dengan kualitas tinggi.  Membran berstruktur nano, khususnya nanofiber, saat ini menjadi perhatian karena menjawab kebutuhan teknologi filtrasi yang efektif dan hemat biaya. Produksi nanofiber paling efektif dilakukan melalui proses electrospinning. Meskipun  electrospinning adalah proses yang sederhana, ada beberapa parameter penting seperti properti larutan, parameter proses, dan kondisi ambient, yang perlu diperhatikan karena sangat mempengaruhi kualitas dari membran nanofiber yang dihasilkan. Nanofiber untuk pengolahan air banyak berasal dari biopolimer. Kebanyakan biopolimer memiliki gugus-gugus fungsi yang unik dan dapat diaplikasikan dalam pengolahan air limbah untuk menyerap berbagai logam berat melalui pertukaran ion, kelasi, atau tarikan elektrostatis. Nanofiber dapat diaplikasikan sebagai biosensor dan filtrasi karena memiliki luas permukaan yang besar, porositas yang dapat disesuaikan. Namun, sebagian besar biopolimer masih rentan terhadap biodegradasi dan beberapa di antaranya mudah larut dalam air sehingga umurnya sangat singkat dan harus diganti secara teratur dari waktu ke waktu. Perlu dilakukan peningkatan stabilitas, baik melalui perlakuan fisik maupun kimia tanpa mengubah properti unik yang penting untuk diaplikasikan dalam pengolahan air.

Files (378.6 kB)
Name Size
PRODUKSI NANOFIBER DAN APLIKASINYA DALAM PENGOLAHAN AIR.pdf
md5:bff501fd7763eda4ba9c310bf0fbc9a6
378.6 kB Download
26
121
views
downloads
All versions This version
Views 2626
Downloads 121121
Data volume 45.8 MB45.8 MB
Unique views 2525
Unique downloads 112112

Share

Cite as