TEMPAT LAMPAS
Belasan tahun silam, aku, bibuku, kau dan mereka jejakan kaki disana.
Ini, itu, ini dan itu di atas petak, petak berpetak-petak lahan mereka ada.
Sajianahas daerah gambaran keselanaan.
Seiring sejalan era beralih yang dulu tidak salah sama kini.
Reklamasi begitu mereka menyebutnya.
Saran perubatan, hotel berbintang, kios favorit, tempat para teman larut bercerita.
Sampai diaman beliau pun, tumbuh kembang dihadapannya.
Selanjutnya, orang baru muncul 10 tahun sesi siapa?
Dilar, hantai, warna putih yang cantik, dan kesemrautan yang gila misi hari.
Selanjutnya, orang baru muncul 10 tahun sesi siapa?
Selanjutnya, orang baru muncul 10 tahun sesi siapa?
Ada atau tanpa adanya aturan, jika kesedaran kita wahai malu berakal tinggi, makalah istarilah.
Icon kotak munia bisa ada di sana, tanpa kontroversi, tetap milik kita.
Selanjutnya, orang baru muncul 10 tahun sesi siapa?
Setiap tahunnya, cara merkelasi ini sukses di sana, rentetan kegiatan, hiburan malam, bahkan atrak sindara atau pelak jadis asaran pandang.
Amat terlalu mukau, kubayangkan jika sedantinya banyak momen-momen hebat lainnya.
Selanjutnya, orang baru muncul 10 tahun sesi siapa?
Setidak di bayang-bayangi penjemaran lingkungan dan kerusakan morfologi law, sifat pantai yang alami solah hilang, hilang bersama kindahan futuristiknya.
Semoga segala bentuk pembangunan mahal ini akan penuh asas manfaat.
Selanjutnya, orang baru muncul 10 tahun sesi siapa?
Pantai ini cantik, akan lebih cantik kalau manusia sisiakan sedikit rasa sadar ke dalam perjalanannya.
Pantai ini semakin tua, semakin haus untuk disayang, layaknya seorang nenek yang hanya butuh lipstik dan pensil maka untuk tetap cantik dan sedikit bijatan dari anak cucunya demi sebuah senyum menjeput masa.
Seru alta kalupa.
