Saya sudah bernyanyi sejak tahun 2006, tergolong belum lama, karena kebanyakan penyanyi, mereka telah bernyanyi sujakcil. Saya sejak kuliah, baru mulai bernyanyi.
Kebetulan, sewaktu saya berkuliah di Australia, ada kompetisi berjanyi antara mahasiswa dan mahasiswi dari Asia Tenggara. Saya didaftarkan oleh teman-teman semua untuk ikut kompetisi serbut, padahal saya tidak tahu tentang hal itu. Namun saya ikut aja, kebetulan saya juga ada background bermusik, walaupun bukan bernyanyi.
Jadi, faktor pendukung adalah situasi kondisi yang di luar kendali saya, teman-teman yang mendukung, dan background yang cukup membantu saya untuk dijadikan modal untuk saya ikut kompetisi tersebut.
Sejak saya kembali dari kuliah pada tahun 2008, saya bertekat ingin masuk ke dalam industri musik Indonesia.
Sepertinya memang pintu dibukakan awalnya. Selagi saya melayani di sebuah gereja di Jakarta, ada beberapa producer dan orang-orang label musik yang melihat saya, lalu mengajak saya untuk berbicara.
Kira-kira, apakah kita bisa bekerjasama atau tidak dalam membuat album, menjadi penyanyi di perindustrian musik Indonesia.
Lalu tidak begitu lancar, karena satu dan lain hal tidak jadi, mungkin karena ketidak cocokan dalam visi dan sebagainya.
Akhirnya saya terus melanjutkan pelayanan di gereja. Kurang lebih satu tahun yang lalu, saya diberikan kesempatan oleh seorang teman.
Dia ingin membuat sebuah band. Lalu kami berkumpul, kami berbicara dan secara cepat akhirnya kita masuk ke dalam dapur rekaman.
Album tersebut pun di-release tahun ini, 2011, bulan April. Bandnya namanya FOSS, judul lagunya Putus Cinta.
Pada jasarnya saya menulis apa yang saya rasakan. Jadi dalam kehidupan sehari-hari dari waktu ke waktu, apabila ada sesuatu yang mengganjal,
atau stak di dalam hati saya yang cukup, cukup signifikan misalnya sedang jatuh cinta, atau sedang putus cinta, atau sedang melihat sesuatu situasi yang sepertinya kok seperti itu.
Akhirnya saya mengekspresikan diri saya melalui penulis lagu. Saya percaya satu hal bahwa setiap manusia itu di desain, dibuat secara unik dari satu orang dengan orang yang lainnya.
Kita semua dibekali keahlihan di dalam hidup ini. Alangkah baiknya apabila hal tersebut benar-benar kita lakukan, kita kerjakan di dalam hidup ini karena
kalau kita enjoy apa yang kita lakukan di dalam hidup ini akan jadi maksimal dan akhirnya kita bisa jadi outstanding di atas rata-rata untuk melakukan hal tersebut.
Jadi menurut saya kalau misalnya teman-teman banyak yang membuye keahlihan tetapi tidak di-expose atau tidak di praktekan di luar sana sangat rugi, sangat sayang karena kita juga hidup cuma sekali.
Jadi jalan ini berdasarkan apa yang melekat erat dengan hati kita dan jangan menyerah karena perjalanannya memang tidak mudah tapi pada akhirnya pasti baik untuk semuanya.
Beli orangnya baik, dia adalah satu pribadi yang sangat luar biasa untuk teman-temannya, dia sangat peduli terhadap teman-temannya untuk kursus ya, kita teman-teman greja dia sangat fleksibel,
fleksibel siapa saja dia berteman-teman dia yang mau bimbit di kawan, dia itu sih yang gua akui dari dia. Terus bermusik dan penyanyi, top, pat jempol nih.
Akan kau semua ini berubah, setiap langkah kita ada jawabannya bagi penghuni kembatan Tunghan Rapa.
Terima kasih.
